Suara Demokrasi Indramayu
GROUP FACEBOOKER INDRAMAYU
Saturday, August 24, 2013
Utamakan Sistem yang Harus di bangun
Farid Muqodas
Sistem yang baik melahirkan PEMIMPIN, sistem yang buruk melahirkan PENGUASA
Suka
·
·
Berhenti Mengikuti Kiriman
·
Bagikan
·
20 jam yang lalu
Eka Raharja
,
Urip Sucipto
,
Mamah Kaisar May
dan
6 lainnya
menyukai ini.
Ayah Wahid Hasyim
siapa sistem yang membangun sistem ... ?
20 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Alexander Agung
sistem KOMUNIS lebih baik dari segala sistem di negara manapun.
20 jam yang lalu
·
Suka
Martin Nahruirvan
Sistem Tuhan pasti lebih baik darisegalanya
20 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Arum Sary
Sistem komunis?mksdnya sistem yg gmn mas alex tlng dijabarkan krn saya orang awam
20 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
pada awalnya konseptor bangsa kita meramu sistem yg masih sederhana ( katakan masih berupa TRIAL AND ERROR ), mengingat situasi faktual waktu itu, dan tentu asumsinya adalah bahwa mereka punya niat yg luhur, tapi kondisi bernegara dan berbangsa terus berkembang, dan masuklah beberapa tokoh2 yg menyelinap ke sistem yg belum sempurna itu, dan bermain dan mencari celah disana...situasi itu berjalan terus menerus sampe sekarang ...
20 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
sistem yg belum sempurna itu mgk bisa kita sebut sbg sistem yg buruk .... ( mgk istilahnya kurang pas, hehe )
20 jam yang lalu
·
Telah disunting
·
Suka
Imong Dasuki
Pemimpin atau Penguasa bagaimana Akhlak Manusianya / Nawaitunya dan Sistem dibuat untuk mempermudah sesuatu Pekerjaan / Kegiatan menjadi terencana agar berjalan efesien & efektif.
20 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
ya setuju, akhlak itu bagian terpenting dari faktor kepemimpinan, hanya saja agak sulit buat kita menilai akhlak calon pemimpin, yg akhirnya kita selalu terjebak dalam memilih, mgk kang imong ada tips cara menentukan dan memilih pemimpin yg berakhlak baik?
20 jam yang lalu
·
Suka
Farid Muqodas
Alexander Agung
: apa kelebihan sistem komunis dibanding yang lain? mohon pencerahannya kang
20 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Ang Dung
Sistem yg ada di Indonesia yg paling hebat
20 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
Ang Dung
: hehe, mantap...kira2 seperti apa hebatnya?
20 jam yang lalu
·
Suka
Imong Dasuki
Gampang Kang, tinggal dilihat dalam kehidupan kesehariannya aja.
20 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
Imong Dasuki
: oh iya ya, merujuk pada kehidupan keseharian itu ide yg bagus juga, tp kadang kita melihat, banyak pelaku KEJAHATAN di negeri kita ini tadinya adalah org yg punya track record dan prestasi serta kehidupan keseharian yg sangat cemerlang, katakanlah spt ANAS URBANINGRUM ( misal ini mah, hehe )
20 jam yang lalu
·
Suka
·
2
Ang Dung
Farid@ ku rasa warga negara yg baik harusnya tahu dimana hebatnya, jadi pertanyaan anda itu semoga saja bukan suatu tanda warga negara yg tidak baik
20 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Farid Muqodas
Ang Dung
: klo boleh kasih bocoran, warga negara yg baik itu seperti apa kriterianya?
19 jam yang lalu
·
Suka
Fushaeni Naesih Ttd
Imong Dasuki
, klo kt gak tahu siapa calon tersebut , bagaimana kt bs tahu kesehariannya ? hehe
19 jam yang lalu
·
Suka
Ang Dung
Farid@ bljar aja di SD Islam terdekat mas, siapa tahu ada yg ngajarin pnddkan kwarganegaraan...? Gkgkgk
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Farid Muqodas
Ang Dung
: hehehe ... aku sering sih dicekokin doktrin jaman sekolah dulu bahwa bangsa kita adalah bangsa yg hebat, tp mereka gak pernah mau menjelaskan dimana letak hebatnya, spt juga angdung yg gak mau menjelaskan...kayaknya "kehebatan bangsa" kita merupakan rahasia negara yg harus disembunyikan ya?
19 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Ang Dung
Farid@ ya, wajib disembunyikan dari anak nakal spt farid
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Ang Dung
Farid@ mungkin sampean belum cukup "tua" untuk bisa memahami kehebatan Indonesiaku
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Ang Dung
Atau mungkin sudah terlalu tua utk itu... Gkgkgk
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Arum Sary
Ang dung@Orang bertanya ko di bilang nakal sih,pertanyaan mas farid itu mewakili saya dan mungkin jg yg lain nya yg jg butuh penjabarannya
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
memang lumrah bahwa setiap bangsa pasti menganggap bangsanya yg paling hebat, ibarat klo kita lagi poto bareng2, pasti kita menganggap kita yg paling cakep ... mgk itulah gambaran seorang angdung hehe
19 jam yang lalu
·
Suka
·
2
Ang Dung
Arum@ bukan ga mau menjabarkan tapi media ini terbatas utk menerangkan itu, dan ku rasa ga perlu memberitahu org yg ga mau tahu atau pura2 ga tahu. Kalau mba arum sari serius ingin tahu bisa lewat media lain ko, copdar atau telp barangkali
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Fushaeni Naesih Ttd
FM@ hahaha
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
Ang Dung
: padahal klo anda menjelaskan dari tadi, mgk anda gak harus mengetik sebanyak itu utk mencari cari alasan..hehe
19 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Arum Sary
Ang dung@Klu cm lewat media mbah Google sih sdh biasa,tp saya mau mendengarkan penjabaran langsung dr orangnya krn saya menganggap member di SDI ini cerdas2 dlm berdiskusi,mknya saya suka menyimak postingan yg bnr2 serius mengarah keperubahan,mksh tawaran kopdarnya ang dung...Insya Allah klu ada cuti pulang Imyu saya akan kopdar dgn tmn2 SDI lain nya
19 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
2
Alexander Agung
coba tengok negara yang memakai sistem komunis seperti soviet,china dan korea bukan pakai demokrasi atau kapitalis bisa dilihat perbedaannya.hahahahaha
18 jam yang lalu
·
Suka
Eka Raharja
sedikit mengoreksi:
kumpulan orang2 terbaik, melahirkan sistem terbaik...Kumpulan orang tamak, melahirkan sistem terburuk, bahkan ketika para orang tamak itu berada pada sistem yang terbaik didunia...
Penjelasan...
mengenai sistem, apapun itu bentuknya, saya rasa, tetap bergantung pada komposisi yang ada didalamnya...
Komunis/sosialis,kapitalis,pancasila,dan yang sudah teruji, Islam, tetap akan berdampak buruk jikalau komposisi didalamnya dikuasai oleh orang2, tamak...Sekali lagi...Dikuasai oleh orang2 tamak...
saya berani bertaruh...Soviet,China dan korea serta negara maju lainnya gak akan semaju sekarang kalau komposisi, terutama pemimpinnya seperti para pejabat di Endonesia skrg....makanya, saya kurang menyetujui beberapa ormas yg berusaha mengganti sistem tetapi lupa pada pembinaan karakter calon pengisi sistem itu...Nabi Muhammad, sudah mencontohkan, bagaimana cara membentuk sistem...Beliau bukan masuk dalam parlemen (yg saat itu didalamnya terdapat Abu Jahal, Abu Lahab, Abu Sufyan, dll) untuk kemudian mengubah konstitusi dari dalam...tetapi dengan cara, lewat non parlemen dan yang paling penting, para calon pengisi sistem itu, dibina secara karakter (di Madinah)...dan ketika dirasa sudah kuat, secara karakter..barulah
18 jam yang lalu
·
Suka
·
3
Eka Raharja
korelasinya dgn Indonesia...Sebenarnya trigger menuju yg terbaik, bukan kita mengganti konstitusi...tetapi yg terpenting adalah bagaimana kita bisa memasukkan orang2 yang bisa menekankan agar konstitusi berjalan sesuai track...dan jikalau skrg sudah tidak ada...masih ada harapan..yaitu generasi muda sekarang...
berbicara generasi...saya rasa...senjata yang paling tepat utk membuatnya menjadi yang terbaik adalah, dengan cara membenahi sistem pendidikan...
biarin yg udh tua mah...bentar juga layu dimakan usia...yang terpenting, para generasi muda skrg, harus dibina utk mengisi jabatan strategis negara agar konstitusi yg sudah ada, benar2 bisa berjalan sesuai tracknya...bukan sesuai pesanan...
18 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Eka Raharja
dan jikalau skala nasional susah...y udah, minimal sistem pendidikan di Indramayu saja dulu...kan di Indramayu marak banget tuh politisasi pendidikan...jadi itu dulu ja PR kita...
18 jam yang lalu
·
Telah disunting
·
Suka
·
1
Imong Dasuki
Salam Super, Super Sekali....4 S untuk eka raharja.
18 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Imong Dasuki
FNT. Bagaimana kita bisa menaruh harapan kepada calon yg kita pilih kalau kitanya jg tdk mau tahu akan calon itu sendiri ? berusahalah untuk tahu.
18 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Farid Muqodas
kita terjebak teori "orang baik" yg sebenarnya tidak pernah bisa bertahan dalam lingkungan yg buruk, bahkan org baik masuk ke lingkungan buruk perlahan berubah jadi JAHAT...tdk sedikit cerita org BAIK yg berakhir masuk PENJARA, hehe
17 jam yang lalu
·
Telah disunting
·
Suka
Farid Muqodas
bagaimanapun,
Eka Raharja
memberikan komentar yg sgt menarik, ada sedikit pertanyaan, akankah GENERASI MUDA dapat terlepas dari budaya KORUP yg sudah mengakar spt sekarang ini?
17 jam yang lalu
·
Suka
Farid Muqodas
sedikit koreksi, memperbaiki SISTEM bukan berarti mengganti KONSTITUSI
17 jam yang lalu
·
Suka
Eka Raharja
contoh sederhana...
dari data ini :
http://edukasi.kompas.com/read/2013/01/09/12200161/DPR.Akan.Bahas.Alokasi.Anggaran.RSBI
klo dirangkum data tsb:
pemerintah mengalokasikan dana utk RSBI:
Untuk SD, sekitar Rp 200 juta per tahun dan untuk SMP sekitar Rp 300 juta per tahun. SMA, 500jt...
dan hubungkan dengan
APBD...
hubungkan juga dengan biaya yg harus dikeluarkan masyarakat yg menyekolahkan anaknya di sekolah RSBI
hubungkan dengan "bukti dari penggunaan dana tsb"...maka akan terlihat sekali, hubungan semuanya sangat romantis bagi orang tamak...
Utk kang
Farid Muqodas
, Nabi Muhammad, Napoleon Bonaparte, Lenin, Che Geuvara, Mao Tse Tung terlahir dari sistem yg buruk...dan menurut saya, mereka adalah orang yg akhirnya bisa melahirkan sistem yg baik...meskipun saat itu berada pada sistem yg buruk...
17 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
hehe,, link blog yg diberikan eka aku anggap sbg contoh akibat sistem yg acak acakan ... ntar juga outputnya pasti mengecewakan
17 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Farid Muqodas
aku ingat postingan salah satu member : "KEJAHATAN YG TERORGANISIR AKAN MENGALAHKAN KEBAIKAN YG TERORGANISIR" ... quote ini mgk menjelaskan kenapa orang2 baik yg masuk ke dalam sistem tidak bisa berbuat apa apa ...
17 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Eka Raharja
Yup...Quete tsb sangat saya setujui, akan tetapi, quote itu gak berlaku selamanya...cz faktanya ada Revolusi Prancis, Revolusi Kuba, Revolusi Rusia, Revolusi China...dll...
17 jam yang lalu
·
Suka
Eka Raharja
dan gak menutup kemungkinan...akan ada Revolusi Indramayu...
17 jam yang lalu
·
Suka
Farid Muqodas
di Indonesia pun sudah terjadi, ingat GERAKAN REFORMASI 98, tp sayangnya gak sukses krn generasi berikutnya sama rusaknya, hehe
17 jam yang lalu
·
Suka
Alexander Agung
karena endonesah kelamaan dijajah belanda!! bwahahahahahaha
17 jam yang lalu
·
Suka
Eka Raharja
he..he.
Alexander Agung
, ko, masih menyalahkan Belanda sih??? apa gak yakin nih kalau ceritanya saat itu para pemimpinnya model kang Alex semua??? yg saya lihat paling tahu dan paling mengerti tentang sistem terbaik utk negara...bukan spt para pemimpin baik ORLA,ORBA maupun Era Reformasi sekarang???
17 jam yang lalu
·
Suka
·
1
Alexander Agung
terus nyalahin siapa?nyalahin tuhan karena orang endonesah dijajah belanda karena ketololannya dan SDM nya rendah?apa karena sudah takdir dari tuhan endonesah rakyatnya terlahir IQ jongkok dan hnya bs menerima warisan dr negara2 lain..buwahahaha
17 jam yang lalu
·
Suka
Imong Dasuki
98 dianggap berhasil hanya sayang hasilnya menjadi reformasi/ Demokrasi yg kebablasan karena tdk menganut Sistem Disentaralisasi atau Demokrasi Terpimpin. Indonesia Kaya Akan Ragam Budaya dan Pikiran.
17 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Kancil Arane
revolusi indramayu 2014
16 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
·
1
Imong Dasuki
KA. REVOLUSI hanya akan menambah sengsara Rakyat......
15 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Kancil Arane
sejarah revolusi memang buruk dlm pelaksanaanny, tetapi ketika dinasty indramayu terguling pasti akan ada revolusi juga, krn kroni2 nya akan terbabat habis ,,,,,,
15 jam yang lalu
melalui
seluler
·
Suka
Adhe Mashadi SH Jilid II
Skali lg hrs Dimulai dr kmandirian KPUDy
15 jam yang lalu
·
Suka
·
2
Farid Muqodas
aku kok tdk melihat REVOLUSI sbg hal yg mgk terjadi ya di Indramayu, setidaknya tdk dalam waktu 5 th mendatang ini,hehe
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment