Saturday, August 24, 2013

Utamakan Sistem yang Harus di bangun

Sistem yang baik melahirkan PEMIMPIN, sistem yang buruk melahirkan PENGUASA
Suka ·  · Berhenti Mengikuti Kiriman ·  · 20 jam yang lalu
  • Ayah Wahid Hasyim siapa sistem yang membangun sistem ... ?
  • Alexander Agung sistem KOMUNIS lebih baik dari segala sistem di negara manapun.
  • Martin Nahruirvan Sistem Tuhan pasti lebih baik darisegalanya
  • Arum Sary Sistem komunis?mksdnya sistem yg gmn mas alex tlng dijabarkan krn saya orang awam
    20 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Farid Muqodas pada awalnya konseptor bangsa kita meramu sistem yg masih sederhana ( katakan masih berupa TRIAL AND ERROR ), mengingat situasi faktual waktu itu, dan tentu asumsinya adalah bahwa mereka punya niat yg luhur, tapi kondisi bernegara dan berbangsa terus berkembang, dan masuklah beberapa tokoh2 yg menyelinap ke sistem yg belum sempurna itu, dan bermain dan mencari celah disana...situasi itu berjalan terus menerus sampe sekarang ...
  • Farid Muqodas sistem yg belum sempurna itu mgk bisa kita sebut sbg sistem yg buruk .... ( mgk istilahnya kurang pas, hehe )
  • Imong Dasuki Pemimpin atau Penguasa bagaimana Akhlak Manusianya / Nawaitunya dan Sistem dibuat untuk mempermudah sesuatu Pekerjaan / Kegiatan menjadi terencana agar berjalan efesien & efektif.
    20 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Farid Muqodas ya setuju, akhlak itu bagian terpenting dari faktor kepemimpinan, hanya saja agak sulit buat kita menilai akhlak calon pemimpin, yg akhirnya kita selalu terjebak dalam memilih, mgk kang imong ada tips cara menentukan dan memilih pemimpin yg berakhlak baik?
  • Farid Muqodas Alexander Agung : apa kelebihan sistem komunis dibanding yang lain? mohon pencerahannya kang
  • Ang Dung Sistem yg ada di Indonesia yg paling hebat
    20 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Farid Muqodas Ang Dung : hehe, mantap...kira2 seperti apa hebatnya?
  • Imong Dasuki Gampang Kang, tinggal dilihat dalam kehidupan kesehariannya aja.
    20 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Farid Muqodas Imong Dasuki : oh iya ya, merujuk pada kehidupan keseharian itu ide yg bagus juga, tp kadang kita melihat, banyak pelaku KEJAHATAN di negeri kita ini tadinya adalah org yg punya track record dan prestasi serta kehidupan keseharian yg sangat cemerlang, katakanlah spt ANAS URBANINGRUM ( misal ini mah, hehe )
  • Ang Dung Farid@ ku rasa warga negara yg baik harusnya tahu dimana hebatnya, jadi pertanyaan anda itu semoga saja bukan suatu tanda warga negara yg tidak baik
    20 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Farid Muqodas Ang Dung : klo boleh kasih bocoran, warga negara yg baik itu seperti apa kriterianya?
  • Fushaeni Naesih Ttd Imong Dasuki , klo kt gak tahu siapa calon tersebut , bagaimana kt bs tahu kesehariannya ? hehe
  • Ang Dung Farid@ bljar aja di SD Islam terdekat mas, siapa tahu ada yg ngajarin pnddkan kwarganegaraan...? Gkgkgk
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Farid Muqodas Ang Dung : hehehe ... aku sering sih dicekokin doktrin jaman sekolah dulu bahwa bangsa kita adalah bangsa yg hebat, tp mereka gak pernah mau menjelaskan dimana letak hebatnya, spt juga angdung yg gak mau menjelaskan...kayaknya "kehebatan bangsa" kita merupakan rahasia negara yg harus disembunyikan ya?
  • Ang Dung Farid@ ya, wajib disembunyikan dari anak nakal spt farid
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Ang Dung Farid@ mungkin sampean belum cukup "tua" untuk bisa memahami kehebatan Indonesiaku
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Ang Dung Atau mungkin sudah terlalu tua utk itu... Gkgkgk
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Arum Sary Ang dung@Orang bertanya ko di bilang nakal sih,pertanyaan mas farid itu mewakili saya dan mungkin jg yg lain nya yg jg butuh penjabarannya
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Farid Muqodas memang lumrah bahwa setiap bangsa pasti menganggap bangsanya yg paling hebat, ibarat klo kita lagi poto bareng2, pasti kita menganggap kita yg paling cakep ... mgk itulah gambaran seorang angdung hehe
  • Ang Dung Arum@ bukan ga mau menjabarkan tapi media ini terbatas utk menerangkan itu, dan ku rasa ga perlu memberitahu org yg ga mau tahu atau pura2 ga tahu. Kalau mba arum sari serius ingin tahu bisa lewat media lain ko, copdar atau telp barangkali
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Fushaeni Naesih Ttd FM@ hahaha
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Farid Muqodas Ang Dung : padahal klo anda menjelaskan dari tadi, mgk anda gak harus mengetik sebanyak itu utk mencari cari alasan..hehe
  • Arum Sary Ang dung@Klu cm lewat media mbah Google sih sdh biasa,tp saya mau mendengarkan penjabaran langsung dr orangnya krn saya menganggap member di SDI ini cerdas2 dlm berdiskusi,mknya saya suka menyimak postingan yg bnr2 serius mengarah keperubahan,mksh tawaran kopdarnya ang dung...Insya Allah klu ada cuti pulang Imyu saya akan kopdar dgn tmn2 SDI lain nya
    19 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 2
  • Alexander Agung coba tengok negara yang memakai sistem komunis seperti soviet,china dan korea bukan pakai demokrasi atau kapitalis bisa dilihat perbedaannya.hahahahaha
  • Eka Raharja sedikit mengoreksi:
    kumpulan orang2 terbaik, melahirkan sistem terbaik...Kumpulan orang tamak, melahirkan sistem terburuk, bahkan ketika para orang tamak itu berada pada sistem yang terbaik didunia...
    Penjelasan...
    mengenai sistem, apapun itu bentuknya, saya rasa, tetap bergantung pada komposisi yang ada didalamnya...
    Komunis/sosialis,kapitalis,pancasila,dan yang sudah teruji, Islam, tetap akan berdampak buruk jikalau komposisi didalamnya dikuasai oleh orang2, tamak...Sekali lagi...Dikuasai oleh orang2 tamak...
    saya berani bertaruh...Soviet,China dan korea serta negara maju lainnya gak akan semaju sekarang kalau komposisi, terutama pemimpinnya seperti para pejabat di Endonesia skrg....makanya, saya kurang menyetujui beberapa ormas yg berusaha mengganti sistem tetapi lupa pada pembinaan karakter calon pengisi sistem itu...Nabi Muhammad, sudah mencontohkan, bagaimana cara membentuk sistem...Beliau bukan masuk dalam parlemen (yg saat itu didalamnya terdapat Abu Jahal, Abu Lahab, Abu Sufyan, dll) untuk kemudian mengubah konstitusi dari dalam...tetapi dengan cara, lewat non parlemen dan yang paling penting, para calon pengisi sistem itu, dibina secara karakter (di Madinah)...dan ketika dirasa sudah kuat, secara karakter..barulah
  • Eka Raharja korelasinya dgn Indonesia...Sebenarnya trigger menuju yg terbaik, bukan kita mengganti konstitusi...tetapi yg terpenting adalah bagaimana kita bisa memasukkan orang2 yang bisa menekankan agar konstitusi berjalan sesuai track...dan jikalau skrg sudah tidak ada...masih ada harapan..yaitu generasi muda sekarang...
    berbicara generasi...saya rasa...senjata yang paling tepat utk membuatnya menjadi yang terbaik adalah, dengan cara membenahi sistem pendidikan...
    biarin yg udh tua mah...bentar juga layu dimakan usia...yang terpenting, para generasi muda skrg, harus dibina utk mengisi jabatan strategis negara agar konstitusi yg sudah ada, benar2 bisa berjalan sesuai tracknya...bukan sesuai pesanan...
  • Eka Raharja dan jikalau skala nasional susah...y udah, minimal sistem pendidikan di Indramayu saja dulu...kan di Indramayu marak banget tuh politisasi pendidikan...jadi itu dulu ja PR kita...
  • Imong Dasuki Salam Super, Super Sekali....4 S untuk eka raharja.
    18 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Imong Dasuki FNT. Bagaimana kita bisa menaruh harapan kepada calon yg kita pilih kalau kitanya jg tdk mau tahu akan calon itu sendiri ? berusahalah untuk tahu.
    18 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Farid Muqodas kita terjebak teori "orang baik" yg sebenarnya tidak pernah bisa bertahan dalam lingkungan yg buruk, bahkan org baik masuk ke lingkungan buruk perlahan berubah jadi JAHAT...tdk sedikit cerita org BAIK yg berakhir masuk PENJARA, hehe
  • Farid Muqodas bagaimanapun, Eka Raharja memberikan komentar yg sgt menarik, ada sedikit pertanyaan, akankah GENERASI MUDA dapat terlepas dari budaya KORUP yg sudah mengakar spt sekarang ini?
  • Farid Muqodas sedikit koreksi, memperbaiki SISTEM bukan berarti mengganti KONSTITUSI
  • Eka Raharja contoh sederhana...
    dari data ini :
    http://edukasi.kompas.com/read/2013/01/09/12200161/DPR.Akan.Bahas.Alokasi.Anggaran.RSBI
    klo dirangkum data tsb:
    pemerintah mengalokasikan dana utk RSBI:
    Untuk SD, sekitar Rp 200 juta per tahun dan untuk SMP sekitar Rp 300 juta per tahun. SMA, 500jt...
    dan hubungkan dengan
    APBD...
    hubungkan juga dengan biaya yg harus dikeluarkan masyarakat yg menyekolahkan anaknya di sekolah RSBI
    hubungkan dengan "bukti dari penggunaan dana tsb"...maka akan terlihat sekali, hubungan semuanya sangat romantis bagi orang tamak...
    Utk kang Farid Muqodas, Nabi Muhammad, Napoleon Bonaparte, Lenin, Che Geuvara, Mao Tse Tung terlahir dari sistem yg buruk...dan menurut saya, mereka adalah orang yg akhirnya bisa melahirkan sistem yg baik...meskipun saat itu berada pada sistem yg buruk...
  • Farid Muqodas hehe,, link blog yg diberikan eka aku anggap sbg contoh akibat sistem yg acak acakan ... ntar juga outputnya pasti mengecewakan
  • Farid Muqodas aku ingat postingan salah satu member : "KEJAHATAN YG TERORGANISIR AKAN MENGALAHKAN KEBAIKAN YG TERORGANISIR" ... quote ini mgk menjelaskan kenapa orang2 baik yg masuk ke dalam sistem tidak bisa berbuat apa apa ...
  • Eka Raharja Yup...Quete tsb sangat saya setujui, akan tetapi, quote itu gak berlaku selamanya...cz faktanya ada Revolusi Prancis, Revolusi Kuba, Revolusi Rusia, Revolusi China...dll...
  • Eka Raharja dan gak menutup kemungkinan...akan ada Revolusi Indramayu...
  • Farid Muqodas di Indonesia pun sudah terjadi, ingat GERAKAN REFORMASI 98, tp sayangnya gak sukses krn generasi berikutnya sama rusaknya, hehe
  • Alexander Agung karena endonesah kelamaan dijajah belanda!! bwahahahahahaha
  • Eka Raharja he..he.Alexander Agung, ko, masih menyalahkan Belanda sih??? apa gak yakin nih kalau ceritanya saat itu para pemimpinnya model kang Alex semua??? yg saya lihat paling tahu dan paling mengerti tentang sistem terbaik utk negara...bukan spt para pemimpin baik ORLA,ORBA maupun Era Reformasi sekarang???
  • Alexander Agung terus nyalahin siapa?nyalahin tuhan karena orang endonesah dijajah belanda karena ketololannya dan SDM nya rendah?apa karena sudah takdir dari tuhan endonesah rakyatnya terlahir IQ jongkok dan hnya bs menerima warisan dr negara2 lain..buwahahaha
  • Imong Dasuki 98 dianggap berhasil hanya sayang hasilnya menjadi reformasi/ Demokrasi yg kebablasan karena tdk menganut Sistem Disentaralisasi atau Demokrasi Terpimpin. Indonesia Kaya Akan Ragam Budaya dan Pikiran.
    17 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Kancil Arane revolusi indramayu 2014
    16 jam yang lalu melalui seluler · Suka · 1
  • Imong Dasuki KA. REVOLUSI hanya akan menambah sengsara Rakyat......
    15 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Kancil Arane sejarah revolusi memang buruk dlm pelaksanaanny, tetapi ketika dinasty indramayu terguling pasti akan ada revolusi juga, krn kroni2 nya akan terbabat habis ,,,,,,
    15 jam yang lalu melalui seluler · Suka
  • Adhe Mashadi SH Jilid II Skali lg hrs Dimulai dr kmandirian KPUDy
  • Farid Muqodas aku kok tdk melihat REVOLUSI sbg hal yg mgk terjadi ya di Indramayu, setidaknya tdk dalam waktu 5 th mendatang ini,hehe

No comments:

Post a Comment